Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Berbasis GIS

1.1          LATAR BELAKANG

Sejalan dengan pergerakan bidang ekonomi yang menuju kearah yang lebih baik diikuti oleh pertumbuhan pembangunan yang signifikan diberbagai sektor, terlihat dari banyaknya usaha baru yang bermunculan, meningkatnya pembangunan sektor ril, promosi – promosi yang dilakukan oleh dunia usaha, meningkatnya tingkat penjualan dan penggunaan jasa konsultasi  diberbagai bidang serta lain sebagainya. Hal ini membutuhkan dan harus dilakukan pengelolaan dan pengawasan dari pihak pemerintah daerah untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat secara keseluruhan didalam memasuki era perkembangan pembangunan. Dalam pengelolaan dan pengawasan tersebut maka pemerintah daerah mewajibkan kepada seluruh pihak untuk melakukan dan mendapatkan perizinan selain untuk memberikan ketertiban serta menunjang dalam menambah pendapatan asli daerah melalui biaya pemerosesan perizinan tersebut.

Setiap kegiatan pasti lah terdapat berbagai masalah dan permasalahan, dalam pemerosesan perizinan tersebut tidak luput dari berbagai permasalahan yang timbul ke permukaan diantaranya aladah sebagai berikut : lamanya waktu permohonan perizinan yang diajukan sampai keluarnya surat izin; menumpuknya arsip selama pemerosesan berlangsung sehingga menambah lamanya waktu dalam mengeluarkan surat izin; administrasi yang tidak berjalan dengan baik dalam mengelola perizinan; tersebarnya tempat yang mengeluarkan perizinan di berbagai dinas sehingga menyulitkan pihak yang akan mengajukan izin; dan permasalahan yang sangat penting adalah timbulnya praktek percaloan dalam pemerosesan perizinan. Banyaknya permasalahan dalam pengajuan surat izin akan menimbulkan citra buruk bagi pemerintah daerah serta membuat pihak yang akan mengajukan izin menjadi kurang bersemangat sehingga tidak jadi untuk melakukan pengajuan izin, hal ini tentu saja tidak sesuai dengan tujuan awal untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat secara keseluruhan serta untuk mendapatkan tambahan pendapatan asli daerah. Atas dasar tersebut maka dibutuhkan sebuah konsep sebagai solusi yang dapat mengakomodir kepentingan dan memberikan nilai tambah tanpa mengurangi tujuan awal yang akan dicapai oleh pemerintah daerah.

Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PPTSP) merupakan pusat pelayanan perizinan yang dimiliki oleh pemerintah daerah dalam mengelola perizinan mulai dari pengajuan, pemerosesan sampai dengan mengeluarkan suratizin. Semua proses tersebut dikelola dalam satu tempat,  satu dinas dan satu gedung. Ditunjang dengan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (SIM PPTSP) yang berjalan secara komputerisasi untuk menangani permasalahan berupa penanganan berkas perizinan, pencatatan izin sampai pencetakan suratizin maka pelayanan perizinan yang diselenggarakan oleh PPTSP dapat terlaksana optimal. Salah satu contoh PPTSP yang telah berjalan dengan baik dan ditunjang dengan aplikasi SIM PPTSP adalah PPTSP Dinas Penanaman Modal (Dispenmo) Kota Cimahi Jawa Barat sekaligus sebagai pilot project untuk provinsi Jawa Barat dan telah dimulai sejak bulan Maret 2007.

1.2          MAKSUD dan TUJUAN

Maksud dari perkejaaan ini adalah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Pelayan Perizinan Terpadu Satu Pintu Berbasis GIS  untuk mengelola data dan menghasilkan informasi yang tepat guna dalam pengelolaan perizinan bagi pemerintah daerah yang memudahkan analisa karena menampilkan data berupa peta dan database.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah membantu pemerintah daerah khususnya dinas yang mengelola perizinan dalam melakukan pencatatan, pemerosesan dan penanganan perizinan serta pencetakansuratizin sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat dan memberikan citra pemerintah daerah yang positif .

BAB II

GAMBARAN UMUM

2.1       PENGENALAN KONSEP PPTSP

PPTSP (Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) adalah kegiatan penyelenggaraan perizinan yang proses pengelolaannya mulai dari tahap permohonan sampai ke tahap terbitnya dokumen dilakukan dalam satu tempat. Metode pelayanan seperti ini diharapkan dapat memberikan kepuasan kepada para pihak yang mengajukan izin dikarenakan dengan pelayanan yang diberikan oleh PPTSP menjadikan proses pembuatan izin menjadi lebih cepat, murah, mudah, transparan, pasti dan terjangkau sesuai dengan moto PPTSP.

Tujuan Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu adalah :

  1. Meningkatkan kualitas layanan public.

Melalui pengelolaan, pemerosesan dan penanganan perizinan secara cepat, murah, mudah, transparan, pasti dan terjangkau dan dengan administrasi yang tersusun, tertata dan terencana dengan baik maka secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

  1. Memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan public.

Dengan terpusatnya seluruh perizinan didalam satu tempat menjadikan akses masyarakat dalam memperoleh data dan informasi perizinan menjadi lebih leluasa dan mengurangi hambatan – hambatan dalam mengajukan perizinan.

Salah satu point terpenting yang terdapat didalam PPTSP adalah menyederhanakan penyelengaraan pelayanan perizinan agar dicapai kemudahan dalam pengajuan perizinan dan kemudahan dalam pemerosesan izin sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mengeluarkan izin dapat lebih cepat.

Penyederhanaan penyelengaraan pelayanan mencakup hal-hal sebagai berikut :

  1. Pelayanan atas permohonan perizinan dan non perizinan dilakukan oleh Penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu
  2. Percepatan waktu proses peyelesaian pelayanan tidak melebihi standar waktu yang telah ditetapkan dalama peraturan daerah
  3. Kepastian biaya pelayanan tidak melebihi dari ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan daerah
  4. Kejelasan prosedur pelayanan dapat ditelusuri dan diketahui setiap tahapan proses pemberian perizinan dan non perizinan sesuai dengan urutan prosedurnya
  5. Mengurangi berkas kelengkapan permohonan perizinan yang sama untuk dua atau lebih permohonan perizinan
  6. Pemberian hak kepada masyarakat untuk memperoleh informasi dalam kaitannya dengan penyelenggaraan pelayanan.

2.2        KEBUTUHAN SISTEM INFORMASI

Kemajuan teknologi sangat pesat sekali. Tidak mungkin kita berkutik pada satu jenis hardware tanpa menperdulikan waktu. Karena begitu cepatnya perkembangan hardware dan software, sehingga untuk memahami dan mepelajarinya pun tak sempat lagi. Barang kali ada benarnya jika kita tidak lagi bicara mengenai hardware, sebab sudah tidak relavan. Keunikan bidang teknologi informasi telah dijadikan sebagai core of competency bagi suatu dinas kepemerintahan, sehingga proses pengembangan teknologi informasi menjadi sangat penting. Core of competency sendiri didefenisikan sebagai keunggulan kompetetif yang merupakan cirri khas dan andalan untuk menunjang kemandirian dinas kepemerintahan dengan demikian kebutuhan akan teknologi informatika bagi dinas kepemerintahan adalah mutlak guna menjawab tantangan dalam era globalisasi.

Tuntutan didalam era globalisasi bisnis tidak hanya berimplikasi pada penyedia informasi yang handal, tetapi juga pada SDM. SDM harus siap pakai dan memahami teknologi informatika guna menjawab perubahan-perubahan yang terjadi, sehingga keberadaan informasi dapat merangsang penggunaan teknologi informatika agar dinas kepemerintahan mampu memberikan pelayan publik yang baik serta tepat guna dan dapat dipertanggung jawabkan.

Kebutuhan akan sistem informasi yang terkomputerisasi pada saat ini sangat lah urgent, hal ini dapat dirasakan bila membandingkan antara kinerja konvensional dengan kinerja yang telah terkomputerisasi.Ada pun perbedaan kinerja konvensional dengan kinerja secara komputerisasi dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

2.3          PENGENALAN SIM PPTSP

Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (SIM PPTSP) secara komputerisasi yang berbasis aplikasi desktop dan aplikasi web memiliki peranan yang cukup penting dalam nenunjang kinerja PPTS.

Aplikasi Desktop SIM PPTSP bertindak sebagai pusat pencatatan, pemerosesan dan pencetakan izin yang diajukan dan yang telah disetujui. Melalui aplikasi desktop maka penanganan arsip atau berkas perizinan dapat dikelola secara elektronik sehingga akan mengurangi permasalahan menumpuknya berkas serta berkas yang tercecer, kesalahan penulisan didalam dokumen perizinan dapat diminimalisasi, ruang yang dibutuhkan dalam penempatan berkas tidak terlalu besar karena telah tercatat secara elektronik didalam sistem database aplikasi desktop dan lain sebagainya. Keunggulan yang dimiliki oleh aplikasi desktop SIM PPTS sangat lah membantu operasional PPTS dalam melakukan pemerosesan perizinan.

Kemampuan aplikasi desktop lainnya adalah kinerjanya yang bertindak sebagai administrator pada aplikasi web SIM PPTSP.

Aplikasi Web SIM PPTSP bertindak sebagai pusat pelayanan informasi PPTSP melalui dunia internet. Internet merupakan jaringan jutaan komputer yang menjangkau jutaan orang di seluruh dunia. Internet tidak hanya menghubungkan kita dengan sebuah komputer lain, tetapi juga menghubungkan kita dengan semua komputer lainnya yang juga tersambung ke internet. Internet telah berkembang menjadi ajang komunikasi yang sangat cepat dan efektif. Dewasa ini, internet telah bertumbuh menjadi sedemikian besar, sebagai alat informasi dan komunikasi yang tak dapat kita abaikan, dalam dunia internet ini, berbagai orang dari penjuru dunia berkomunikasi melalui zona waktu yang berbeda, dan informasinya tersedia selama 24 jam sehari dari ribuan tempat.

Melalui aplikasi web informasi – informasi yang dibutuhkan oleh public dapat ditampilkan dan pihak – pihak yang membutuhkan informasi mengenai perizinan yang dikelola oleh PPTSP dapat mengambilnya di aplikasi web SIM PPTSP. Informasi – informasi yang terdapat didalam aplikasi web PPTSP adalah sebagai berikut :

  • Informasi perizinan, berupa persayatan setiap izin yang harus dipenuhi oleh pihak yang mengajukan izin, biaya retribusi dalam mengeluarkansuratizin, format formulir permohonan yang harus diisi oleh pihak yang mengajukan izin dan lamnya waktu yang dibutuhkan untuk mengeluarkan izin mulai dari pengajuan sampai pencetakan dan pengambilan izin.
  • Status Perizinan, berupa status dari izin yang diajukan kepada PPTSP. Didalam bagian ini maka pihak yang mengajukan izin dapat melihat progres terhadap status izin-nya, apakah disetujui atau ditolak, sehingga pihak yang mengajukan izin hanya melaui internet dapat mengetahui status izinnya.
  • Statistik Perizinan, berupa informasi yang berhubungan dengan jumlah izin yang telah diajukan, izin yang telah disetujui dll. Informasi statistik ini dapat digunakan oleh pihak terkait dalam menentukan kebijakan – kebijakan yang berhubungan dengan perizinan atau pun yang lainnya.
  • Informasi Kontak, Alamat, Lokasi dan Nomor Telepon PPTS atau dinas yang menaungi PPTSP.

2.4          MANFAAT DAN KEUNGGULAN SIM PPTSP

Dengan manfaat dan keunggulan yang dimiliki oleh SIM PPTSP, tingkat kinerja PPTSP akan bertambah kearah yang positif dilihat dari luar atau pun ditinjau dari dalam PPTSP itu sendiri. Manfaat – manfaat dan keunggulan yang terdapat didalam SIM PPTSP adalah sebagai berikut :

  1. Memiliki kemampuan dalam menanggani 60 perizinan.
  2. Memberikan kemudahan dalam pencatatan pengajuan permohonan sampai pencatatan datasuratizin.
  3. Meningkatkan efektifitas waktu dalam memperolehsuratizin bagi pihak yang mengajukan perizinan.
  4. Meminimalisasi human error yang terjadi selama pemerosesan perizinan.
  5. Memiliki kemampuan dalam membuat laporan berupa laporan : daftar pengajuan izin, daftar izin, laporan pendapatan asli daerah dll.
  6. Memiliki kemampuan dalam pencetakan resi permohonan, pencetakan resi penolakan izin, pencetakansuratizin, pencetakan SKRD dan Nota Hitung serta pencetakan laporan.
  7. Sebagai bank data dalam menyediakan informasi bagi public.
  8. Meningkatkan kinerja administrasi PPTSP.
  9. Mengurangi kebutuhan akan ruang untuk penyimpanan berkas.
  10. Penyimpanan data dan informasi secara elektronik menjamin akan ketersediannya dalam waktu yang sangat lama.
  11. Memiliki catatan tentang data perusahaan.
  12. Dapat mengorganisasisuratizin yang dimiliki oleh perusahaan sehingga mengetahui izin perusahaan yang telah jatuh tempo.
  13. Aplikasi Dekstop dan aplikasi Web saling terkait karena menggunakan sistem database yang sama.
  14. Aplikasi Desktop sebagai administrator bagi aplikasi  web sehingga memberikan tingkat keamanan tambahan bagi situs web PPTSP.

Aplikasi SIM PPTSP ini menampilkan bentuk dan format-format laporan standar yang telah dilakukan serta menawarkan kemudahan penggunaan(user friendly), sehingga diharapkan dapat memberikan rangsangan bagi para operator atau pun user untuk memanfaatkan aplikasi ini sebagai media pembantu dalam pekerjaannya dan sebagai media sarana pencarian informasi perizinan bagi pihak yang terkait.

Aplikasi SIM PPTSP bekerja pada system operasi visual  khususnya Sistem operasi window 2003 Server pada versi server dan administrator serta untuk versi client mengunakan windows XP, dimana sistem operasi ini sangat populer belakangan ini karena menyajikan fitur-fitur yang sangat menarik dan membuat para pengguna sangat tertantang untuk mengoperasikannya. Program yang berjalan pada operating sistem ini merupakan program yang sangat mudah dioperasikan oleh para operator dibanding halnya program yang berjalan pada sistem operasi DOS, karena dengan menggunakan sistem operasi ini operator dapat menjalankan beberapa program aplikasi yang lain tanpa harus keluar dari program aplikasi yang sebelumnya digunakan selaian itu untuk kecepatan, keamanan dan kinerja aplikasi sudah teruji dengan baik dan berskala internasional yang terakui dan terjamin.

Aplikasi SIM PPTS ini dapat bekerja dan dibangun dengan mengunakan teknologi

Tool Pemograman
MS Visual Studio.NET Bahasa C# (OPP Language)
Dreamweaver MX HTML & ASP.NET / PHP
Tool Database
MS Sql Sever 2005D.E. T-SQL dengan RDMS

2.4.1       Keterangan Tools

Ms Visual Studio.Net adalah suatu  tool pemograman terbaik yang dikeluarkan oleh vendor microsoft sejak bulan juli tahun 2000 dan perkembangannya sangat melaju pesat dibandingkan dengan tool pemograman lainnya.

Keunggulan .Net :

  1. Bisa diakses dari berbagai tempat, kapan saja melalui internet.
  2. Mempunyai CLR (Common Language Runtime) yang berfungsi  untuk memanajemen memory, memudahkan dalam mendesign aplikasi dan memungkinkan untuk memogram dalam beberapa bahasa.
  3. Termasuk IL (Intermediate Language), menstabilkan performance aplikasi, bukan bytecode tetapi sangat dekat dengan bytecode dan menghasilkan kompilasi yang sangat cepat.
  4. Memiliki 3 product unggulan – Microsoft.Net products services, the .NET platform dan 3rd party .Net service
  5. Core teknologi .NET  adalah XML dan iternet protokol.
  6. Memiliki orchestration yang mana developer dan analis dapat berkerja bersama sekaligus dan saling berbagi resource dalam aplikasi.
  7. dll.

Ms MS Sql Server 2000 adalah suatu  tool database terbaik yang dikeluarkan oleh vendor microsoft setelah MS Access. Dengan Sql Sever 2000 bermilyar-milyar data dapat tersimpan dengan baik dan saling berintegrasi satu dengan yang lainnya sehingga tidak memungkinkan terjadinya overlap data.

Keunggulan MS Sql 2005

  1. Reduce data redudancy, mengurangi/menghilangkan duplikasi data dalam database.
  2. Improves data consistency, data dalam database yang tersentralisasi  menjadi sangat kosisten walaupun terjadi perubahan data dari luar atau dalam.
  3. Enables data sharing, dengan ini memungkinkan beberapa user untuk mengakses data dan merubah data tanpa dibatasi oleh waktu dan tempat.
  4. Aids stadardization, memiliki control untuk memastikan bentuk data yang akan di representasikan sesuai dengan keinginan.
  5. Maintains data integrity, miminimalkan dan menghidarkan dari error bila terjadinya perubahan record dalam database.
  6. Ensures data security, memiliki tingkatan pengasses data yang mana dapat ditentukan setiap user oleh database administrator.

2.4.2     KESIMPULAN

Untuk pembuatan applikasi kami akan mengunakan teknologi Microsoft Studio .Net 2008 sebagai front end (User Interface) dan Microsoft Sql 2005 sebagai back end (database). Dengan Microsoft Studio .Net 2008 waktu development yang deperlukan untuk membuat applikasi besar bisa lebih singkat dan user interface yang tidak membosankan, dan Microsoft Sql 2005 dapat menampung bermiliar-miliar data, database ini sangat bagus untuk mendukung dalam pembuatan sistem yang muatan datanya sangat besar. Microsoft Studio .Net 100% sangat support dengan Microsoft Sql 2005, jadi sangatlah tidak diragukan akan ada kendala dikemudian hari.

Posted on 29/04/2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: